Selataninfo.com, MAGETAN — Sebanyak tujuh unit pompa air milik petani di Desa Bogorejo, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, dilaporkan hilang diduga dicuri pada Jumat (19/6/2026) malam. Akibat kejadian tersebut, petani mengalami kerugian belasan juta rupiah dan aktivitas pengairan sawah terganggu di tengah musim kemarau.
Salah satu korban, Amir Saripudin, mengatakan dua pompa air miliknya hilang saat ditaruh di area persawahan. Ia baru mengetahui kehilangan tersebut ketika hendak menyalakan mesin untuk mengairi sawah sekitar pukul 20.00 WIB.
“Sebelum Magrib pompa masih ada. Saat saya datang malam hari untuk menyalakan mesin, ternyata sudah hilang,” ujarnya, Rabu (24/6/2026).
Setelah dilakukan pengecekan, diketahui tidak hanya pompa milik Amir yang hilang. Total tujuh unit pompa air milik empat petani raib dalam kejadian tersebut. Selain Amir yang kehilangan dua unit, petani bernama Kasno kehilangan tiga unit, sedangkan masing-masing satu unit lainnya milik Dodi dan Gatot.
Amir menjelaskan hilangnya pompa air berdampak langsung pada pengairan sawah. Pada musim kemarau, lahan pertanian membutuhkan suplai air secara rutin agar pertumbuhan tanaman padi tetap terjaga.
“Biasanya dua hari sekali sawah harus diairi. Karena pompa hilang, pengairan menjadi terlambat dan kami harus mencari pompa pengganti terlebih dahulu,” ungkapnya.
Kasus pencurian tersebut telah dilaporkan ke Polsek Barat. Petugas kepolisian disebut telah mendatangi lokasi kejadian dan meminta keterangan dari para korban.
Kepala Desa Bogorejo, Ari Supriadi, membenarkan adanya laporan kehilangan tujuh unit pompa air milik petani di wilayahnya. Berdasarkan informasi yang diterima pemerintah desa, pompa-pompa tersebut diduga dicuri setelah waktu Magrib.
Menurut Ari, nilai kerugian akibat pencurian itu diperkirakan mencapai Rp17,5 juta. Perhitungan tersebut berdasarkan harga satu unit pompa air yang berkisar Rp2,5 juta.
“Ini sangat merugikan petani karena terjadi saat kebutuhan air untuk lahan pertanian cukup tinggi akibat musim kemarau,” tuturnya.
Ia menambahkan, kasus serupa juga dilaporkan terjadi di Desa Karangsono yang berbatasan dengan Desa Bogorejo beberapa hari setelah kejadian tersebut. Kondisi itu membuat petani semakin waspada dan meningkatkan pengawasan di area persawahan pada malam hari.
Hingga kini, kasus pencurian tujuh pompa air tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Aparat bersama pemerintah desa juga meningkatkan patroli untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Leave a Reply