Pabrik Mebel di Siman Ponorogo Terbakar, Kerugian Capai Rp500 Juta

Pabrik Mebel di Siman Ponorogo Terbakar, Kerugian Capai Rp500 Juta
Tangkapan layar video amatir warga yang merekam kebakaran di tempat produksi meubel di Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Minggu (28/6/2026). (Istimewa)

Selataninfo.com, PONOROGO — Warga Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dihebohkan dengan kebakaran yang melanda tempat produksi mebel kayu UD Putra Mandiri, Minggu (28/6/2026) siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp500 juta.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Ponorogo, Bambang Supeno, mengatakan laporan kebakaran langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan petugas ke lokasi. Tim pemadam kebakaran bekerja sama dengan personel kepolisian, TNI, serta warga sekitar untuk mengendalikan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Kobaran api dengan cepat membesar dan melahap bangunan tempat pemotongan sekaligus produksi mebel kayu milik Heri Budianto. Banyaknya material kayu serta bahan baku yang mudah terbakar membuat api cepat merambat ke seluruh bagian bangunan.

“Proses pemadaman berlangsung kurang lebih selama tiga jam hingga api benar-benar padam. Setelah itu petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul,” ujarnya.

Menurut Bambang, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Seluruh pekerja dan pemilik saat kejadian berlangsung tidak berada di tempat lantaran sedang libur produksi.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Percikan api kemudian menyambar tumpukan kayu dan berbagai material produksi yang mudah terbakar sehingga kobaran api sulit dikendalikan dalam waktu singkat.

Akibat kebakaran itu, bangunan produksi, peralatan kerja, serta persediaan kayu mengalami kerusakan berat. Nilai kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta.

“Setelah padam, petugas melakukan pembasahan di sejumlah titik bara api agar benar-benar pada meningat saat ini musim kemarau. Tiga unit mobil kami turunkan untuk menjinakan api,” kata dia.

Hingga Minggu sore, Aparat kepolisian bersama petugas terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran sekaligus mendata kerusakan yang ditimbulkan.

Leave a Reply