Wali Kota dan Legislator Solo Jenguk 2 Anak Korban Kebakaran Dekat SMK Batik 2

Wali Kota dan Legislator Solo Jenguk 2 Anak Korban Kebakaran Dekat SMK Batik 2
Wali Kota Solo Respati Ardi (tengah) menjenguk D, 15, korban kebakaran di dekat SMK Batik 2 Solo yang dirawat di RS Panti Waluyo Solo, Selasa (25/8/2026) siang. (Istimewa)

Selataninfo.com, SOLO — Wali Kota Solo, Respati Ardi, menjenguk dua anak korban kebakaran di dekat SMK Batik 2 Solo, Selasa (25/8/2026) siang. Keduanya dirawat di rumah sakit karena luka bakar.

Mereka yaitu D, 15, yang dirawat di RS Panti Waluyo Solo dan F, 14, yang dirawat di RS Islam Surakarta. D diketahui siswa Kelas I sekolah menengah atas (SMA) dan F kelas III sekolah menengah pertama (SMP).

Informasi Respati menjenguk korban kebakaran itu diketahui dari foto yang dikirimkan anggota DPRD Solo dari Laweyan, Wahyu Haryanto, yang ikut mendampingi Respati menjenguk D di rumah sakit. Menurut dia, dalam kesempatan tersebut Respati memotivasi dan mendoakan korban supaya lekas sembuh.

“Mas Wali Kota datang bersama ajudannya tadi sekitar pukul 11.50 WIB. Kebetulan saya juga sedang menjenguk korban, dan sempat komunikasi dengan Mas Wali Kota tadi karena ada dua korban anak yang mengalami luka bakar,” ujar Wahyu kepada Espos, Selasa (25/8/2026).

Menurut dia, Respati bertanya kepada D terkait kronologi kebakaran yang terjadi siang itu. D lantas menceritakan musibah itu kepada orang nomor satu di Kota Bengawan tersebut.

Kronologi Menurut Korban

D menceritakan awalnya dirinya bermain bersama teman-temannya termasuk F. Tapi tiba-tiba terdengar suara teriakan ibu-ibu yang meminta tolong karena terjadi kebakaran.

Mendengar teriakan itu, D mengaku sempat membantu memadamkan api dengan menyiramkan air dari ember. Masih menurut D, temannya F berusaha menyelamatkan HP-nya.

“D ini sempat memadamkan api dengan menyiram air pakai ember. Sedangkan temannya, F, naik ke atas untuk menyelamatkan HP. Lalu D mengikutinya. Tapi tak lama api membesar. D tetap menunggu F, tidak mau meninggalkan. Lalu mereka menerabas korban api untuk menyelamatkan diri,” urai dia.

Respati, menurut Wahyu, memotivasi D supaya bersabar dengan cobaan yang dialami, serta mendoakan semoga lekas sembuh. Sebelum meninggalkan RS Panti Waluyo, Respati memberikan suvenir berupa sepatu olahraga kepada D dan santunan kepada orang tua korban. 

“Secara luka bakar D ini menurut saya tidak parah, melepuh di kaki sedikit. Yang agak parah yaitu luka bakar 25 persen yang F yang dirawat di RS Islam Surakarta. Saya kebetulan tadi juga sudah menjenguk korban F di rumah sakit,” papar dia.

Diberitakan Espos sebelumnya, kebakaran terjadi di home industry mebel di sebelah barat SMK Batik 2 Solo, Selasa (25/8/2026) siang. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu tapi dua anak mengalami luka bakar ringan dan dilarikan ke rumah sakit (RS).

Informasi itu disampaikan anggota DPRD Solo yang kebetulan berada di lokasi kejadian, Wahyu Haryanto, saat dimintai keterangan Espos. Menurut dia, lokasi kebakaran berada di pinggir Jl Sere I Tunggulsari RW 016 Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan.

“Jadi [yang terbakar] satu lokasi yang digunakan untuk home industry mebel. Lokasinya di samping SMK Batik 2 Solo, bersebelahan. Jadi di sebelah baratnya SMK Batik 2 Solo,” ujar dia.

Wahyu menuturkan sekitar pukul 11.05 WIB kobaran api sudah berhasil dikendalikan oleh tim Damkar Solo.

Leave a Reply