Sasar Anak Muda, Arsip Batik Mbah Cipto Raharjo Dipamerkan di Festival Literasi

Sasar Anak Muda, Arsip Batik Mbah Cipto Raharjo Dipamerkan di Festival Literasi
Pameran arsip naskah batik Mbah Cipto Raharjo di Perpusda Boyolali dalam rangka Festival Literasi, Rabu (9/9/2026). (Daerah/Ni'matul Faizah)

Selataninfo.com, BOYOLALI — Koleksi batik milik mendiang cendekiawan asal Tumang Boyolali sekaligus pemilik ratusan naskah kuno yang ditemukan di rumah kosong, Cipto Raharjo, dipamerkan dalam Festival Literasi Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Boyolali, Selasa hingga Jumat (8-11/9/2026).

Kepala Dinas Arpus Boyolali, Arief Budi Nuranto, mengatakan terdapat berbagai acara dalam Festival Literasi Boyolali mulai dari diskusi literasi digital, mental health, sejarah, bazar buku, kunjungan siswa ke perpustakaan, hingga pameran arsip batik Mbah Cipto Raharjo.

“Untuk bidang arsip mengeluarkan pameran arsip batik Mbah Cipto Raharjo, ada diskon sampai 70% Gramedia, ada 12 bazaar UMKM,” kata dia kepada Espos, Rabu (9/9/2026).

Ia mengatakan pada Festival Literasi Boyolali 2026, bidang arsip turut berpartisipasi dengan memamerkan karya arsip batik Mbah Cipto Raharjo karena antusias masyarakat sangat besar terhadap salah satu warisan dari cendekiawan Boyolali tersebut.

Terdapat sketsel berisi karya-karya batik Cipto Raharjo beserta penjelasannya. Cipto Raharjo memiliki 44 motif batik dan sekitar 24 dipamerkan dalam sketsel.

Karya batik tersebut telah diprint dari naskah aslinya berupa buku dengan tulisan bahasa Indonesia atau bahasa Jawa dengan ejaan lama.

Arif mengaku ingin memperkenalkan arsip-arsip lawas dari warga Boyolali ke generasi muda. Sehingga, mereka tahu kekayaan apa yang ada di Boyolali.

Tak hanya arsip, terdapat cetakan batik cap milik usaha Cipto Raharjo. Cetakan tersebut disimpan dengan rapi di rumah salah satu anaknya.

Total ada 35 cetakan batik cap, akan tetapi Dinas Arpus Boyolali sebatas meminjam enam cap.

“Dulu batiknya tetap tulis, pakai canting begitu buatnya. Ini hanya cetakan batik untuk mempermudah pola saja,” jelasnya

Ia mengatakan 10 orang yang berjasa dalam penemuan naskah-naskah kuno pada 2026 juga mendapatkan penghargaan dari Bupati Boyolali.

Naskah batik bertulisan tangan milik cendekiawan asal Tumang, mendiang Cipto Raharjo atau Mbah Cipto, diusulkan Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Boyolali menjadi Memori Kolektif Bangsa (MKB) ke Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Salah satu peserta, Vivi Khoirun Nikmah, 22, mengatakan senang dengan adanya pameran arsip naskah kuno milik warga Boyolali.

“Kadang cuma lihat filenya di Remen Maos, ini bisa lihat langsung. Ya tidak boleh disentuh sih, karena mungkin sudah rentan ya. Tapi ini ada kode batang juga yang bisa discan untuk tahu informasi lebih,” kata dia.

Selain itu, ia senang karena Festival Literasi Boyolali terdapat berbagai acara menarik.

Naskah tersebut ditemukan bersama ratusan naskah kuno milik Cipto Raharjo di rumah kosongnya oleh Dinas Arpus Boyolali pada Selasa (4/8/2026).

Sebelumnya, arsiparis Dinas Arpus Boyolali, Wieka Yulida Kartika, mengatakan pengusulan naskah batik Mbah Cipto Raharjo menjadi Memori Kolektif Bangsa dilakukan dengan skema join nomination bersama sejumlah dinas arsip di Jawa.

Gabungan arsip tersebut diusulkan dengan judul Arsip Batik Indonesia Jaringan Dagang dan Kebudayaan Tahun 1900-2023.

“Biasanya batik itu produk budaya, cuma di kasusnya Mbah Cipto itu beliau mencatat seluruh kegiatan membatik itu dengan tulisan tangan. Jadi ini lebih masuk ke arsip,” kata dia kepada Espos, Senin (24/8/2026).

Pengumuman mengenai diterima atau tidaknya usulan tersebut sebagai Memori Kolektif Bangsa akan dilakukan pada Desember 2026.

Wieka mengatakan sebelumnya belum ada naskah dari Boyolali yang tercatat sebagai Memori Kolektif Bangsa.

Dia mengungkapkan pengusulan tersebut menjadi salah satu langkah untuk membawa naskah batik lokal Boyolali ke tingkat internasional.

“Pada 2027 nanti, naskah batik Mbah Cipto akan kami usulkan ke MOWCAP atau Memory of the World Committee for Asia and the Pacific,” ungkapnya. 

Leave a Reply