Selataninfo.com, SOLO — Harta kekayaan Wakil Wali Kota (Wawali) Solo, Astrid Widayani, mengalami kenaikan pada akhir 2025 bila dibandingkan dengan masa awal menjabat.
Hal itu diketahui dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Astrid kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dalam LHKPN 2024 atau saat Astrid mencalonkan diri sebagai calon Wali Kota (Cawali) Solo, harta kekayaannya dilaporkan Rp20.934.014.488. Jumlah itu turun menjadi Rp20.028.839.581 dalam LHKPN masa awal menjabat sebagai Wawali Solo pada Maret 2025.
Namun, per 31 Desember 2025 atau dalam LHKPN terbaru, harta Astrid dilaporkan naik menjadi Rp20.855.873.147. Berikut rincian harta kekayaan Astrid berupa tanah dan bangunan:
- Tanah dan bangunan seluas 493 meter persegi/100 meter persegi di Kota Solo senilai Rp7.390.000.000.
- Tanah dan bangunan seluas 300 meter persegi/150 meter persegi di Karanganyar senilai Rp2.600.000.000.
- Tanah dan bangunan seluas 90 meter persegi/90 meter persegi di Sleman senilai Rp750.000.000.
Sedangkan harta kekayaan Astrid dalam bentuk alat transportasi dan mesin yaitu sebagai berikut:
- Mobil Toyota Avanza tahun 2017 senilai Rp100.000.000.
- Mobil Honda CR-V tahun 2019 senilai Rp180.000.000.
Astrid juga mempunyai harta bergerak lainnya yang dilaporkan senilai Rp700.000.000, surat berharga Rp320.000.000, kas dan setara kas Rp3.587.773.147, serta harta lainnya Rp5.228.100.000.
Perempuan yang pada awal kemunculannya dikenal sebagai sosok edupreneur itu melaporkan tidak mempunyai utang. Dengan demikian, total harta kekayaannya sebesar Rp20.855.873.147.
Diberitakan Espos sebelumnya, Astrid Widayani mencetak sejarah dengan menjadi perempuan pertama yang menjabat sebagai Wawali Solo. Karier politiknya terbilang moncer dalam beberapa tahun terakhir.
Hal itu setidaknya terlihat dari penunjukan Astrid sebagai Kepala Sekolah Partai DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Ketua DPD PSI Kota Solo.

Leave a Reply