Tragis, Pria Lansia di Masaran Sragen Dibunuh Tetangganya saat Jalan-jalan Pagi

Tragis, Pria Lansia di Masaran Sragen Dibunuh Tetangganya saat Jalan-jalan Pagi
Tim Inafis Satreskrim Polres Sragen dan Polsek Masaran melakukan olah kejadian perkara dugaan pembunuhan di Masaran, Sragen, Minggu (13/9/2026)

Selataninfo.com, SRAGEN — Seorang kakek-kakek menjadi korban pembunuhan tetangga sendiri di wilayah Dukuh Masaran, RT 029, Desa Masaran, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Korban menjadi sasaran pembunuhan saat jalan-jalan pagi dan melintas di depan rumah pelaku. Korban diduga didorong hingga tersungkur dan kemudian ditikam menggunakan pisau dapur hingga meninggal dunia. 

Pelaku tidak melarikan diri setelah menghabisi tetangganya. Pelaku melampiaskan kemarahannya lantaran sebelumnya diduga cekcok di sawah.

Seorang tetangga korban, Sugiyono, 57, mengungkapkan awalnya korban yang diketahui bernama Sadikin, 70, sedang berolahraga jalan kaki sehabis subuh. Sugiyono sempat disapa korban saat lewat depan rumahnya, sekitar pukul 05.00 WIB. Saat jalan-jalan itu, ujar dia, pelaku yang diketahui berinisial S, 45, mengadang di depan rumahnya.

“Pelaku dan korban masih tetangga satu lingkungan RT. Masalahnya apa, saya tidak tahu. Saat mengadang korban, pelaku tiba-tiba langsung mendorong korban hingga jatuh tersungkur. Setelah itu, korban sempat dihajar atau dipukuli dan akhirnya ditikam dengan pisau. Darahnya berceceran di jalan. Kejadian ini di jalan utama Desa Masaran,” jelas Sugiyono kepada Espos, Minggu pagi.

Dia mengungkapkan sepertinya pisau itu ditikamkan ke tubuh korban tidak sekali karena ada beberapa luka tusukan senjata tajam. Setelah mengetahui kejadian itu, Sugiyono langsung memberitahu tetangga lainnya.

“Saya tidak tega melihat kondisi korban. Saya sendiri gemetaran karena melihat kondisi korban. Kalau pelaku memang orangnya pendendam. Setelah membunuh korban, pelaku ya terlihat santai-santai saja sambil masih membawa pisaunya. Jadi pelaku tidak kabur,” jelas Sugiyono.

Setelah kejadian itu, Sugiyono menyampaikan polisi datang dan melakukan pemeriksaan lokasi. Dia mengatakan pelaku ditangkap polisi juga tidak melawan. Dia melanjutkan korban kemudian dibawa ke Solo.

Sementara itu, Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Masaran AKP Priyatno membenarkan kejadian dugaan pembunuhan tersebut.

“Iya, ada pembunuhan di Masaran. Sekarang saya di RSUD dr. Moewardi Solo. Jenazah korban diautopsi di RSUD dr. Moewardi Solo,” jelas dia.

Leave a Reply